Senin, 31 Agustus 2009

\ sudut metropolitan \





Kota yang tak pernah mati memang layak disandang Jakarta. Kehidupanya menyajikan tontonan tidak hanya di siang hari, tetapi juga malam harinya. Dari aura yang paling religius sampai ajang jual beli tiket menuju neraka. Dari gegap gempita barisan panjang jamaah pengajian sampai cerita hitam Muammar Emka tentang kehidupan kelam di balik layar. Menjelajahi malam di pelosok Jakarta ibarat memasuki labirin dunia baru yang menarik, eksotik, dan pelik. Tergantung dari sudut pandang mana kita melihatnya.

Salah satu symbol yang paling kentara dari Jakarta adalah deretan Mall dan pusat perbelanjaan yang berderet di hampir semua ruas jalan ibukota. Di siang hari mereka adalah pembunuh bagi para pedagang pasar dan penjual barang di kaki lima. Di malam harinya, mereka adalah magnet bagi ribuan anak manusia. Ada banyak kenikmatan yang bisa direguk di sana. Dari sekedar acara makan malam keluarga, kencan dengan pacar, kurang kerjaan, atau sekedar mencoba menikmati dunia yang berbeda dibandingkan dengan duduk di warung tenda kaki lima. Atau kita juga bisa memilih makanan kecil sebagai pendamping aroma asap sisha beraneka rasa. Pojok-pojok ruangan remang-remang siap menawarkan tempat yang romantis, privacy, dan terutama bebas bagi siapa saja yang sanggup membayarnya.

Dunia malam tidak hanya di mall yang (ternyata) terbata waktunya. Kalau kita hendak menyaksikan dunia malam sesungguhnya, sejenak bergeraklah menyusuri jalanan Jakarta. Salah satunya di bilangan Kemang. Deretan mobil-mobil beraneka jenis lalu lalang mencari tempat singgah. Dari kafe-kafe dan diskotik yang tidak terlalu kentara jika dilihat dari tepi jalan maupun barisan perempuan penjaja diri di pinggiran jalan. Kalau mau lebih sinting sedikit untuk masuk kesalah satu tempat saja, mungkin kita bakal bisa menjumpai dunia gangster, prostitusi, taman-lawang-snarkotika, sampai jual beli senjata seperti di film-fim laga.

Di bilangan Kemang juga, disinyalir jadi tempat kongkow bagi mereka penyuka sesama. Sebuah Kafe yang lumayan besar di pinggiran jalan. Dan jika kocek masih terlalu tipis untuk ‘jajanan’ yang kelewat mahal tersebut, bisa juga mencari pasangan ‘sejenis’ di kawasan Taman Lawang. Nah di situ para waria berderet macam jemuran di samping rumah.

Namun tak semua kehidupan malam Jakarta identik dengan sesustu yang kelam. Di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, di bawah temaram lampu jalanan kita bisa menemukan sekelompok orang yang nongkrong sambil ngobrol ngalor ngidul. Kadang dengan sumpah serapah khas daerah. Itulah komunitas Bundaran Hotel Indonesia (BHI). Anak-anak daerah yang galau dengan kehidupan individualisme Jakarta. Di BHI, mereka bisa lepas bercerita, guyon, sambil memesan wedang jahe dan makanan seharga tak lebih dari 5000 perak. Ada romatisme yang timbul, paling tidak itu yang terlihat dari roman muka pasangan muda mudi yang terlihat di sana. Memandang angkasa di bawah pantulan sinar rembulan dan cahaya lampu jalanan ibu kota. Di tempat yang pada siang harinya sering digunakan sebagai tempat mahaiswa berunjuk rasa.

Dan jika bundaran HI masih terasa kurang, maka Taman Monas terbuka bagi siapa saja yang mau menjelajahinya di tengah malam suntuk. Pahatan apinya terasa lebih hidup di bawah rembulan yang makin tak berbentuk. Di bawah pohon-pohon yang temaram, banyak terlihat pasangan muda mudi asyik memadu janji (moga-moga gak diganggu kalajengking atau ulet bulu).

Menjelang subuh, puluhan bahkan ratusan masjid di ibukota siap menawarkan diri bagi hamba-hamba Tuhan yang ingin mendekat pada-Nya. Dari Istiqlal yang berdiri tegak di dekat stasiun Juanda, ataupun masjid ternama lainya semisal Cut Mutia ataupun Sunda Kelapa. Di Masjid Agung Sunda Kelapa. Lantunan suara Imam sholatnyapun lumayan enak didengar. Selepas subuh, di depan masjid sudah mulai buka satu-dua warung tenda menjajakan makanan dan minuman untuk sarapan.

Dan saat pagi kembali menjelang, roda kehidupanpun berganti. Mereka yang berkuasa sepanjang malam harus rela memberikan giliranya bagi yang muncul keesokan paginya. Sebuah kehidupan yang tak jauh berbeda, karena siang di Jakarta juga menawarkan kebajikan dan sekaligus kedustaan. Inilah Jakarta, dunia penuh eksotisme yang bisa menyeret kita jatuh dalam Lumpur kehinaan. Namun juga oase yang sanggup menggodok kita untuk semakin dekat pada yang maha kuasa. Hari itu satu malam terlewati di sebagain kecil Jakarta. Semoga mentari pagi bersinar lebih cerah di pagi ini….



Santiago, adalah seorang anak muda penderita photophobia sehingga ia dan ibunya pindah ke suatu terpencil yang intensitas mataharinya lebih sedikit.
Tapi disaat kembali terjadi pembunuhan yang tampak hanya bisa dilakukan oleh sesosok binatang liar, maka tersangka utamanya adalah Santiago yang dicap sebagai Vampire oleh penduduk sekitar. Benarkah Santiago pelakunya??


Jika beberapa waktu lalu kiblat perfilman dengan genre horror adalah kawasan Asia (Jepang, Hongkong, Korea) tapi kini rupanya Spanyol berhasil mencolong gelar sebagai kiblat baru film horror. Dan film ini walaupun gue rasa belum bisa menyaingi The Orphanage ataupun Rec.Kali ini lewat "shiver" aka "eskalofrio"

Pada awalnya sih asyik kita dibuat menerka-nerka...
Benarkah Santiago pelakunya ?? Benarkah ia seorang Vampire ?? Atau apakah film ini akan berakhir sama dengan film The Others yang mempunyai cerita yang hampir mirip...
Dan ketika sang pembunuh mulai beraksi...mulai deh kita mengira-ngira apa dan siapakah sang pembunuh itu, Apakah benar Vampire atau mahluk supernatural lainnya (zombie, werewolf dll) atau malah sosok Hantu?? atau malah Mahluk / binatang aneh hasil rekeyasa genetika, atau malah yang lainnya??

Tapi yang jelas setelah semua kisah terbongkar, mengenai siapa, apa dan alasan sang pembunuh beraksi...
yang pasti tema rada2 zombie, werewolf sama sekali ga bikin bulu kuduk aku merinding..mau yang berkualitas ala 'interview with vampire' maupun 'bram stokers dracula' teteeeeep ga merangsang adrenalin aku berpacu...menyebalkan! mendingan nonton tema2 sundel bolong atawa kuntilanak...zombie? ga banget!

herannya di negara bule2 sono tema zombie ga ada matinya, lucunya selalu pake judul 'DEAD' ahahaha...living and dead lah, dll...asli deh! ga serem babar blass..setan2 gitu mah katro, padahal zombie aslinya ga jahat, mereka budak2 yang dikasih ramuan yang bikin hilang rasa, ingatan dan bisa disuruh2 kerja walo gerakan lambat linglung!

Minggu, 30 Agustus 2009

\ grotesque \





Nih film edan deh..serasa makan sambal kebanyakan bisa bikin muntah kitanya yang nonton, apalagi yang ga biasa nonton gore movies! ya..kombinasi "hostel" kawin ama "saw" gitu deh..plus campur baur film2 gore penuh siksaan lainnya yang jumlahnya makin hari makin banyak dan saingan unjuk kesadisan tiada tara!

ceritanya begini bu :
ada sepasang kekasih abis dinner, pas jalan ditempat sepi tiba2 kepala si cowok dr belakang dipukul pake palu sampe semamput! ceweknya ga berkutik disikat juga!! sepasang insan ini diculik , disekap dan disiksa abis2an! gilanya, adegannya sadis super jorok..ada adegan cewek dibugilin, lalu tangan si psikopat masukin ke dalam vagina dengan gaya penetrasi kayak penis ml gitu (bayangin cong!!) ampe muncrat...
ga cukup disitu kengerian ditampilkan, ada adegan mulut ditusuk pake besi, tangan di amputasi pake gergaji listrik, perut disobek dan diambil ususnya dan si korban itu disuruh merangkak untuk nolong pacarnya...trus..trus...aduh...serem deh!

jepang emang ga kalah kalo bikin gore movies ama produk bule, tapi seringnya gore nya jepang norak dan maksa, jadi berasa banget pelem kacangannya gitu. but, pecinta gore movies, kayaknya "GROTEQUE" (judulnya bikin lidah terpelintir deh!) patut disaksikan asal ga nonton ama sodara, ortu dll..soale ada adegan kelamin pereu nampak hohohoh...

\ lagi-lagi deh...\




lagi lagi deh..bahas "take him out" hohohoh secara lagi keranjjingan nih acara ngetop indosiar bo! untuk 'take him out' edisi minggu tgl 30 agt, kayaknya kurang greget deh!pesertanya lesu2 dan cukup selektif...apa karena '7 bidadari' yang tampil ga gitu greeeng?? cuman terakhir si cewek penari Zi yang rada greget karena lumayan gudluking dan gape nari jadi kesannya indah...

hebohnya ada tuh, pas salah 1 '7 bidadari' nya muncul seorang single parent bernama TATIK anda usia 37 thn nyanyi 'sang dewi' plus muncul anaknya hohohoh...ngeliat anaknya bikin haru! preeeeet...eh eh..ada lagi ineke, cewek chinese yang bawa uler segala..ga ada yg milih telak di ronde pertama!

ughhh..kesel deh ama cowok2nya, terkesan banget fisicly! dah gitu kayaknya rata2 sok selektif dan SARA gitu..apa karena ineke chinese dan ga gitu cantik jadi semua tekan tombol merah (penolakan!)? atau karena anda Tatik yang sangat2 ibu2 dan kurang sedep dipandang?
Aaah...semua itu emang pilihan masing2 sih...hak prerogative masing2..dipilih, memilih atau tidak memilih sama sekali atau menolak gitu!
Serunya cowok 21 th si Zendhy yang dr minggu2 lalu belagu ga pernah milih di ending acara milih (nyalain lampu gitu deh) kasih sinyal buat Zi sang penari, akhirnya kena batunya..TIDAK DIPILIH ZI!
nyahok deh zendhy yang belagu hohohoh..lho kok emosi? ya eyalaaah..abisnya doi sok kecakepan dan banci tampil, idem ama si pengusaha furniture Jossi! mereka kayaknya demen tampil di tipi doang...

\ he can be she....\





Totalitas pemain film dalam memerankan karakter mereka dalam sebuah film memang dituntut penuh. Tidak banyak yang bisa memenuhi tuntutan itu. Mereka harus bekerja ekstra keras untuk mewujudkannya, bahkan harus mengorbankan sesuatu untuk meraihnya.
Tobey Maguire yang harus rutin ke Gym dan belajar khusus gerak-gerak senam dasar untuk melenturkan badannya agar bisa pas dalam memerankan karakter Peter Parker a.k.a Spidey.

Atau Kisah tragis Heather ledger dalam memerankan tokoh Joker, sang psikopat, yang akhirnya berujung kematian karena karakternya kental menyatu dalam diri Ledger meski The Dark Night udah usai syutingnya.
Renee Zellweger harus menaikkan berat badan agar terlihat gemuk seperti yang terbayang dalam karakter Bridget Jones Diary.
Dan mungkin ribuan kisah aktor dari Jutaan film yang kalian sudah tau atau dengar.

Tanpa mengecilkan usaha mereka di atas, tulisan kali ini hanya buat mereka, para aktor, yang pernah sukses memerankan tokoh yang dalam hidup realnya tidak akan pernah dia alami. Berganti jenis kelamin!
Yah... Ada beberapa film yang menawarkan tokoh utamanya harus memerankan tokoh wanita. Entah karena penyamaran atau memang kebagian peran sebagai wanita.
Mari kita cek satu-satu

1. Robin Williams (Mrs. Doubtfire)
Sukses memerankan tokoh Mrs. Doubtfire di film berjudul sama. Kisah perjuangan ayah yang ingin bisa bersama dengan anaknya. Meski harus menyamar sebagai pengasuh wanita.
2. Dustin Hoffman (Tootsie)
3.Martin Lawrence (Big Momma's House)
Kisahnya sebagai wanita tua, gemuk dan bawel sangat lucu. Film ini udah rilis dua seri. Dan katanya bersiap-siap seri ketiga nya.

4. Hillary swank (Boy's Don't Cry)
Total banget dia di film ini. Ga salah kalo Academy Awards bisa jatuh ketangannya berkat karakter tomboynya di sini.
5. John Travolta (Hairspray)
Jadi ibu-ibu sabar, gemuk, ceria dan menggemaskan dalam film Hairspray memang ga pernah kebayang dikepalaku akan diperankan oleh john Travolta. Secara fisikdia tinggi gede dengan perawakan kekar. Walah dalah... hasilnya not bad lah, terbukti nominasi best supporting actor Golden Globe Award berhasil diraih.

6. Eddie Murphy (Norbit)
kayaknya Eddie bener2 pengen memecahkan rekor dengan 'main karakter banyak dalam 1 film sekaligus!' kebukti dalam NORBIT eddie main beberapa tokoh salah 1 nya hadi perempuan gembrot yang jutek! wow...

7. didi petet (catatan si boy)
pokoke jadi emon deh dari Cabo 1 - 3! kocak lho...malahan sampe dapet piala citra!

\ fenomena alam \





Tuhan itu maha kuasa...bisa menciptakan hal2 yang diluar akal sehat...fenomena2 alam kerap muncul disekitar kita dimana menimbulkan suatu kontroversi, perdebatan, pro-kontra, percaya-tidak percaya dan sebagainya...

Tulisan yang berbunyi asma Allag kerap muncul..gambar sosok Yesus juga ada..figure bunda maria tak kalah sering muncul...kalo diperhatiin ini fenomena alam ataukah benar2 dari tuhan sebagai 'peringatan'??
i dont know...yang pasti ada suatu dinding yang lembab di kerjaan aku kalo diperhatiin membentuk sebuah citra mahluk KERDIL aneh lho...trus kata temenku, kalau kita liat monas pada malam hari dengan khusuk lama2 monas akan membentuk citra seorang wanita..

Konon wanita itu 'istri' dari alam gaib nya Soekarno, ..makaya setelah monas jadi, selanjutnya ada pembuatan gedung SARINAH!
ga percaya? malam2 ke monas..liat dengan seksama jgn kedip...akan muncul sosok perempuan!
Suwerrrrrrrrrrrr...aku dah coba!

\ hikmah ramadhan \





ternyata ya hikmah ramadhan banyak lho, tapi kalo diperhatiin, kejadian2 dibawah ini dahdyat banget! perubahan secara menadak sering terjadi apalagi di awal2 bulan suci...ahahahaa..apa ya? yuk...

1. Bersih lingkungan
Dari stasiun kereta sampai kantor, tidak sedetik pun saya mencium aroma asap rokok. Padahal biasanya, beuhhh... Di stasiun kereta apalagi. Ada orang yang kalo merokok, asap nya itu ngebul kek habis bakar sampah

2. Pulang Cepat
Salah satu kebijakan kantor selama Ramadhan, waktu kerja lebih pendek. Asik... Biasanya selalu pulang di atas jam tujuh. Sayangnya kok dikerjaan aku teteeeep deh balik ham 6 ya??? masuknya sih ham 9 pagi kale bo hehehe...

3. Masjid Penuh
Hal yang menggembirakan lainnya adalah Masjid luber kemana-mana. Sampai nambah area dengan mendirikan tenda. Hal yang sangat jarang terjadi di hari biasa. Meski secara tradisi Keramaian itu kebanyakan akan surut dan berpindah ke pusat perbelanjaan. Mudah-mudahan tahun ini, mitos itu salah.

4. Ngantuk
Salah satu hikmah Ramadhan kan disiplin. Tapi kebanyakan pegawai tidak menyadari mereka telah melakukan pelanggaran waktu kerja dengan menambah jam istirahat sambil tidur-tiduran di masjid. Kalo ngomong ngantuk, semua orang pasti ngantuk, karena jam tidurnya berkurang dengan adanya waktu Sahur. Tapi ayoo... dilawan dong rasa kantuk itu.

5. Lebih tenang
Salah satu yang drastis berubah adalah, ga ada teriakan-teriakan konyol dan jorok dari teman-teman kantor. Tau sendiri dong namanya orang apalagi kalo dah akrab, mulut suka dol kayak kelebihan oli segitu licinnya ngebahas "ukuran" dll.. Kadang membahas sesuatu yang privacy yang sebenarnya hanya dia dan keluarganya (baca: istrinya) aja yang tau. Waduhh...

6. Lebih religius
Memang dahsyat pengaruh Bulan Suci Ramadhan. Tiba-tiba pola hidup disekitar aku berubah lebih religius. Ringtone yang biasanya bunyi aneh-aneh tiba-tiba jadi alunan lagu religi si Opick. Atau Ring Back Tone yang tadinya suara band lokal ngetop, berganti ceramah Ustadz yang penuh wejangan. Playlist PC yang tadinya masang lagu-lagu Ridho Rhoma dan sejenisnya berganti alunan ayat suci Al-qur'an. ahahaha...untung cowok2 ga berubah pake jilbab!

7. Mendadak Shopper
Entah kenapa, Selama Bulan Ramadhan, Pusat perbelanjaan tidak pernah sepi. Emang sih dulu-dulu juga begitu. Tapi paling tidak lebih rame. Apalagi menjelang Idul fitri. Masya Allah... aku pernah punya pengalaman yang membuat aku kapok. Saya dititipin saudara beli baju muslim di Tanah Abang. Berhubung saya ga pernah ke sana sebelumnya, saya pikir pas mau mudik lebaran aja baru belinya.
Begitu sampai di sana.... Ckckckck! Padat abis! Bahkan ibu-ibu yang ada di sana sudah tidak mempedulikan (maap) badan mereka. aku aja kepentok berulang kali dengan "mereka".

8. buat para perokok
pasti akan jaim gitu deh....mo ngerokok 1 batang aja berubah setelan kayak detektif, kudu mengendap2 , malu kale ketaoan ga puasa...hohohoh..oh ya, warung2 juga lebih 'sopan' ga kebuka2..pasti ada tirai nutup pintu plus menu2 di jendela kaca nya hihihih..menutup aurat???

9. mendadak dagang
loat deh..mendadak orang2 berdagang mulai sore jam 4, baik yang berkelompok atau sendiri, baik muslim maupun cina2...semua dagang deh macam2 makanan...rame semua biasanya..ramadhan emang bawa berkah ya, orang pada jajan, pedagang dapur ngebul, karyawan2 dapet THR...alangkah indah ramadhan..coba setiap bulan ada ramadhan..
Hikmah Ramadhan kan mengajarkan kita bisa berbuat lebih baik dari sebelumnya. Jadi kalo hal-hal baik yang kita dapat selama bulan Ramadhan, kenapa tidak dipertahankan secara kontinyu.