Kamis, 12 November 2009

\ film jagoan FFI 2009?? \






Di penghujung tahun ini ajangnya para insan film, Festival Film Indonesia (FFI) kembali digelar. Malam Anugerah Citra FFI 2009 akan dilaksanakan pada Jum’at 16 Desember 2009 di Hall D Kemayoran, Jakarta Pusat dan akan disiarkan secara langsung oleh Stasiun Televisi Swasta, RCTI.
Untuk tahun ini, FFI 2009 diikuti oleh 118 film, yang terdiri dari 40 judul film bioskop, 38 judul film doumenter, dan 40 judul film pendek. Sementara untuk proses penjuriannya dimulai secara serentak pada 12 November yang dijadwalkan akan selesai pada 24 November lalu para nominator akan diumumkan pada 28 November.
Duduk di kursi Dewan Juri Film Bioskop adalah Alex Kumara, Eduard Pesta Sirait, EL Manik, Franky Raden, German Mintapradja, Indra Yudistira, Sekar Ayu Asmara, Jajang C. Noer, dan Totot Indrarto.

Berikut Daftar Peserta FFI2009 untuk kategori Film Bioskop :
1. LIAR Produksi PT. Astral Chakra Pesona
2. PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN Produksi PT. Kharisma Starvision Plus
3. WAKIL RAKYAT Produksi PT. Kharisma Starvision Plus
4. JANDA KEMBANG Produksi Produksi PT. Kharisma Starvision Plus
5. VIRGIN 2 Produksi PT. Kharisma Starvision Plus
6. THE TARIX JABRIX 2 Produksi PT. Kharisma Starvision Plus
7. KERAMAT Produksi PT. Kharisma Starvision Plus
8. GET MARRIED 2 Produksi PT. Kharisma Starvision Plus
9. PINTU TERLARANG Produksi PT. Lifelike Pictures
10. IDENTITAS Produksi PT. Esa Khaqiva/Citra Cinema/Tits Film Workshop
11. BUKAN CINTA BIASA Produksi PT. Wanna B. Pictures
12. JERMAL Produksi PT. ECCO Films Indonesia
13. JAGAD KALI CODE Produksi PT. Innovasi Maleo Pictures
14. PENCARIAN TERAKHIR Produksi PT. Vandea Production
15. KING Produksi PT. Alenia Citra Multimedia
16. MERANTAU Produksi PT. Merantau Film
17. MATA PENA MATA HATI RAJA ALI HAJI Produksi Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Propinsi Kepulauan Riau
18. KAWIN LARIS Produksi PT. MM Insa Pictures
19. EMAK INGIN NAIK HAJI Produksi PT Mizan Production/Smaradantha Pro
20. HANTU BIANG KEROK Produksi PT. Djakarta Pictures
21. ROMEO JULIET Produksi PT Bagalokan Pictures
22. KATA MAAF TERAKHIR Produksi PT. Sinemart Indonesia
23. KETIKA CINTA BERTASBIH Produksi PT. Sinemart Indonesia
24. KETIKA CINTA BERTASBIH 2 Produksi PT. Sinemart Indonesia
25. CUKUP GUE Produksi Yayasan Sahabat Rekan Sebaya/Sis Production
26. JAMILA DAN SANG PRESIDEN Produksi PT. Tripar Multivision Plus
27. PUNK IN LOVE Produksi PT. Tripar Multivision Plus
28. MEREKA BILANG, SAYA MONYET Produksi PT. Intimasi Production
29. RUMA MAIDA Produksi PT. Global Visi Karya
30. KUNTILANAK KAMAR MAYAT Produksi PT. Rapi Films
31. BENCI DISKO Produksi PT. Rapi Films
32. HANTU RUMAH AMPERA Produksi PT. Rapi Films
33. SELENDANG ROCKER Produksi PT. Rapi FIlms
34. NAZAR Produksi PT. Tripar Multivision Plus/MVP Pictures
35. GENERASI BIRU Produksi PT. Karya Set Film
36. MERAH PUTIH Produksi PT. Media Desa Indonesia/Margeta House

Minggu, 08 November 2009

\ ramen girl \





MASAKAN PENUH CINTA
".. masaklah masakan dengan kesungguhan dan penuh cinta karena yang akan menyantapnya merasakan kesungguhan cinta itu...".
Inilah sebuah semboyan yang jelas dari sebuah film drama romantis komedi 'RAMEN GIRL' nya Brittany Murphy!
Malang nian ya cewek kayak abby (Murphy) jauh2 ke jepang mengejar sang cinta malah dicampakkan! saking frustasi ga tau kemana pas ujan2 mampir ke sebuah restoran di jepang makan mie ramen. Sang pemilik resto laki2 tambun galak awalnya menolak, tapi lama2 rada iba dan menghidangkan mie ramen.
Pas menyantap, abby nyerocos curhat soal isi hatinya yang sedih....lucunya, walau pemilik resto ga ngerti bahasa inggris, Abby ga peduli.
Lama2...Abby tertarik untuk belajar bikin mie ramen.
ketebak...si judes tambun pemilik resto ga sudi tapi lama2 mau ajarin..dari sinilah kelucuan2 muncul misal saat Abby bilang "i nor understand" eh si jepang Galak itu nyerocos "kamu dahinya kecil kayak monyet ga punya otak, harusnya bergelantungan di pohon sambil kya kya kya..."!

Benturan dua budaya tergambar dari Abby dan pemilik resto itu..bagaimana mereka ga bisa komunikasi secara lisan karena sama2 pake bahasa ibu, tapi anehnya mereka nyambung...inilah yang membuat film ini berwarna!
Dari premis kisah ya klise tapi sutradara cukup piawai menyelipkan gambaran2 tentang pola hidup yang ada...kayak sobat abby yang ke jepang demi jadi perek!

Brittany murphy emang yahud dalam akting...
Film ini benar-benar sangat netral dalam ‘benturan’ antara timur dan barat. Abby sangat menghargai filosofi dibalik pembuatan semangkuk ramen yang mewajibkan semangkuk ramen untuk memiliki jiwa di masakannya sehingga siapapun yang menyantap ramen tersebut akan merasakan emosi yang tengah dirasakan oleh pembuatnya. Jadi semangkuk ramen yang sempurna bukan hanya enak dimakan tetapi juga harus mempunyai ‘jiwa’ atau ‘emosi’ di dalamnya.
Sesuatu yang mungkin menurut kebanyakan orang Amerika adalah gila dan sangat berlebihan. Sebaliknya pacar Abby yang baru, seorang Jepang keturunan Korea yang bernama Toshi (yang diperankan oleh So Hee Park), yang semula memilih jalan yang sangat “Jepang” dalam meniti karir di perusahaannya yang cenderung setia dengan perusahaan akhirnya memutuskan untuk memilih jalan “Amerika” untuk keluar dari karir di perusahaannya yang cemerlang untuk menjadi seorang musisi sesuai panggilan jiwanya.

Film ini berhasil memadukan antara sedikit humor, drama kehidupan sehari-hari dan kisah percintaan dengan sangat apik, tidak dipaksakan dan tidak bertele-tele. Ketika Abby berpisah dengan pacarnya yang Amerika untuk pertama kali dan juga ketika berpisah dengan Toshi ketika ia dipindahtugaskan oleh perusahaannya ke Shanghai, China, perpisahan tersebut tidak digambarkan dengan tangisan air mata yang berlebihan. Tidak seperti kebanyakan film-film cinta a la Indonesia, di mana putus cinta selalu digambarkan dengan air mata dan tangis yang berkepanjangan seolah-olah si sutradara kehabisan plot cerita dan hanya menghambur-hamburkan waktu dengan adegan tangisan yang panjang sehingga menjadi sebuah melodrama yang menyebalkan untuk dilihat……

Sabtu, 07 November 2009

\ louis koo - daniel wu \





MEMBUTUHKAN MOOD SAAT NONTON ...
Jika ingin menonton film ada beberapa hal yang penting, diantaranya pemainnya, jalan ceritanya dan tak kalah penting..mood! Ketika 3 faktor itu terpenuhi rasanya penonton akan bisa menikmati detik demi detik jalannya kisah sampai masuk banget nontonnya.
Menonton itu sebuah kerjaan yang dibilang asik tapi tidak asik...asiknya ya saat mood terjaga dengan dukungan film yang mengasyikan sesuai selera, tapi tidak mengasyikan kala kita menonton sma sekali ga dapat soul dari film yang kita tonton...

Ah..menonton drama aksi 'OVERHEARD' sepertinya banyak hal yang aku dapatkan semalam...awalnya tertarik, trus ga tertarik, nah semalam jadi tertarik....karena 1, MOOD lagi bagus.
Dukungan pemain alhamdulillah emang ciamik, Louise Koo dan Daniel Wu sebagai tokoh sentralnya ditunjang Liu Ching Yun yang pernah menyabet golden horse sebagai aktir terbaik doeloe lewat 'till the end of time'.
Film drama aksi Overheard bercerita tentang tiga anggota polisi Hongkong yang terlibat dalam skandal perdagangan saham secara ilegal di Bursa Saham Hongkong. Biro Intelijen Kriminal pimpinan Inspektur Johnny Leung (Liu Ching Yun)bertugas memburu para pelaku perdagangan saham ilegal yang melibatkan Perusahaan Feng Hua. Seorang pria yang dijuluki "sang bos" diduga berada dibalik sindikat tersebut dan menjadi tersangka utama.

Johnny bersama dua anak buahnya Gene Yeung (Louis Koo) yang punya masalah keuangan karena anaknya mengindap kanker otak dan Max Lam (daniel Wu) yang punya masalah karena sang calon mertua milyuner mnyarankan untuk stop kerja jadi polisi dengan alasan gaji 20. ribu per bulan.
Johnny juga ga luput dari masalah juga, Johnny sebagai Pria Idalam Lain seorang wanita yang masih dalam proses cerei dari suaminya yang ternyata sahabat si perempuan itu.
Konflik ke 3 tokoh utama itu diracik begitu oke, tidak membosankan...dibuat silih pergantian problem2 yang dijalani ketiganya...
Suatu hari Gene butuh uang banyak untuk operasi anaknya, nah dalam kesempatan Gene menyadap pembicaraan boss Ringo Law soal bursa saham dan tidak melaporkan penyadapan itu ke Johnny. Awalnya Max menolak menolong akhirnya demi persahabatan mau juga.Demikian Johnny sebagai senior yang jujur dan wibawa awalnya menolak akhirnya atas nama persahabatan ikut masuk ke dalam kecurangan itu.

Dari sinilah konflik meruncing, ke 3 jagoan kita dicurigai tim kepolisian. Saingan boss ringo Law tak mau kalah, memburu ke 3 nya sampai drama aksi ini berakhir penuh kegetiran yang bikin penonton serasa menelan pil pahit!

HARGA SEBUAH KEJUJURAN...
Tersirat sekali dalam film ini apa arti sebuah kejujuran..jujur pada diri sendiri, pada orang lain, keluarga, dan pada profesi itu sangat penting karena ketika 1x kita tidak jujur akan ada ketidak jujuran selanjutnya untuk menutupi ketidak jujuran awal yang kita lakukan...
Arti persahabatan juga dijunjung tinggi, namun sering rasa persahabatan menjadi salah kaprah ketika kita harus membantu sahabat kita dengan jalan salah...

Adegan2 digarap bagus, banyak scene menghadirkan bangunan2 pencakar langit simbol keangkuhan sebuah kota besar yang tak kenal kompromi...
Akting Louis Koo dengan gaya rambut di semir putih sangat matang, kompleksitas yang diperankan cukup enak disimak! Tak kalah Daniel Wu sebagai polisi berpenampilan selalu rapi yang (sayangnya!!) di ending film harus tewas juga sangat bagus! Film ini memancing emosi pas nonton dan benar2 bagus!

\ the STEPFATHER \





THIS FALL DADDY'S HOME
Be Carefull....bagi perempuan bersstatus janda...jangan buru2 merit ama laki2 yang baru dikenal..selidikilah doeloe latar belakangannya dengan detail...karena, bisa saja laki2 itu punya masa lalu kelam...psikokap!
Ini sepertinya tertuang dalam film "THE STEPFATHER"!
Apa yang ada dalam pikiran Anda jika membayangkan sosok ibu tiri? Mungkin kejam, jahat dan sadis. Begitulah gambaran umummnya. Pameo seperti ini ternyata berlaku juga untuk ayah tiri dalam film thriller Stepfather. Dikisahkan,seorang pemuda bernama Michael Harding (Penn Badgley) baru saja kembali kerumah setelah menjalani sekolah militer.

Sesampai di rumah, ia menemukan ibunya (Sela Ward) bahagia bersama kekasih barunya, David (Dylan Walsh). Namun, Michael tidak percaya begitu saja pada sosok David yang baik dan ramah. Michael bersama kekasihnya, Kelly (Amber Heard) memutuskan menyelidiki masa lalu sang ayah tirinya. Celakanya, di saat yang bersamaan David juga memiliki rencana lain untuk Michael dan keluarganya.
Stepfather adalah versi remake dari film Stepfathter tahun 1987 yang disutradarai Joseph Ruben (sleeping with the enemy, the good son). Kesuksesan Stepfather diikuti dengan 2 sekuelnya.

Dylan Walsh mencoba akting sedemikian menakutkan untuk keluarga2 yang masuk perangkapnya, tapi sayangnya berasa kurang total sebagai antagonis psikopat! Digambarkan sosoknya mahir me manipulasi, setelah menghabisi 1 keluarga akan berubah penampilan, dan identitas.
Aktris Sela Ward (bini harrison ford yang dibunuh dalah 'the fugitive') nampak cantik banget di film ini deh..keliatan segar, seksi dan muda dengan akting yang lumayan sih!
Si seksi Amber Heard kayaknya muncul cuman pamer keseksian walau karakternya dimasukan ke dalam ketegangan tapi tidak memberi kontribusi apa2..banyakan tampil pake bikini di kolam sama si Penn Badgley hohohoh...

menonton film ini serasa nonton sisi lain ayah tiri dari film john travolta "domestic disturbing", dalam 'domestic' sang ayah tiri penjahat kelas kakap sadis dimainkan oleh Vince Vaugh dan di film itu sang anak Travolta selalu curiga dan ketakutan yang akhirnya membawa Travolta sebagai bekas bini Teri Polo ambil bagian dominan menyelesaikan teror Vince Vaugh!
Dvd film "the stepfather" udah kinclong...sebuah thriller biasa biasa saja dengan cita rasa standard tapi enak ditonton sih!

\ vagina dentata \





APAKAH VAGINA DENTATA ?
vagina dentata adalah vagina yang mempunyai gigi2 taring dan siap gigit benda apa aja yang masuk (tau lah benda apa itu yang kerap 'masuk'?? hehehee)! Wanita memiliki vagina dentata sangatlah langka, menurut beberapa ahli sih ada beberapa yang punya dan biasanya mereka lebih baik hidup menyendiri. Mungkin minder atau takut ketauan 'belang' nya???

THE TEETH
sebuah film yang mencoba membuat terobosan kisah about vagina dentata. Film ini pernah mejeng dan berjaya di festival film sundance dan cukup mendapat apresi lumayan.
Bekisah tentang cewek remaja cantik Dawn(Jess Weixler) yang awalnya bloon ga mengetahui kalau punya vagina dentata! [adahal pas waktu kecil, sodara tirinya nguwel-nguwel vagina nya sampai jarinya putus!
Setelah remaja, sang stepbrother Brad (John Hensley) memendam nafsu sex ke Dawn, tapi Dawn tetep keukeuh ogah ama sodara tirinya.
Suatu hari si Dawn diajak cowok temen sekolahnya ke sebuah danau dan disitu terjadi hubungan sex! oppsss...penis si cowok itu putus pas penetrasi! hohohoh..kebayang gak sih paniknya Dawn, apalagi si cowok itu yang di kebiri sampe pangkal? hehehe...
Si Brad juga akhirnya memperkosa Dawn, nasibnya sama dong jadi sunat 'dadakan'! plus seorang dokter yang gatelan...abis deh tuh dokter!
KAsian yahh kalo ada cewek punya vagina dendata, ga bisa menikmati sex hihihih...

Kamis, 05 November 2009

\ marjinalisasi horor wanita \




Pada tahun 1970-an, ketika genre horor mulai laku di pasaran film Indonesia, sosok perempuan mulai menampakkan dominasi yang jelas. Satu nama perempuan yang tak bisa dilepaskan dari kisah film horor tahun 1970-an adalah Suzanna. Artis bernama lengkap Suzanna Martha Frederika van Osch ini adalah figur yang dijuluki sebagai “Ratu Film Horor Indonesia” karena keterlibatannya dalam sejumlah produksi film bertema hantu yang bisa dibilang menuai sukses di pasaran.

Sejak membintangi Beranak dalam Kubur tahun 1971, nama Suzanna memang melambung dalam jagat film horor Indonesia. Ada sekira 14 film horor yang dibintanginya yang menangguk sukses besar. Bahkan, beberapa bulan sebelum meninggal pada 15 Oktober 2008 lalu, Suzanna masih membintangi sebuah film horor dengan judul Hantu Ambulance.
Pada tahun 1990-an, sejumlah film seperti Misteri Permainan Terlarang (1992), Kembalinya Si Janda Kembang (1992), Misteri di Malam Pengantin (1993), Gairah Malam (1993), Si Manis Jembatan Ancol (1994), dan sejumlah judul lain juga menampilkan kisah horor dengan perempuan sebagai unsur utama. Memasuki dekade 2000, memang film horor tak lagi selalu menggunakan perempuan sebagai pusat kisah, seperti Jelangkung (2002) dan Kafir (2002), tapi tetap ada film yang memanfaatkan perempuan sebagai unsur dominan kisah.

Dalam film-film horor Indonesia, representasi perempuan cenderung berbeda-beda dalam tiap dekade. Namun, meski memliki variasi, ada kecenderungan perempuan ditampilkan sebagai sosok yang marjinal jika dibandingkan laki-laki. Pada tahun 1970-an sampai dengan 1990-an, kebanyakan kisah film horor berpusat pada tokoh perempuan yang teraniaya sampai mati, lalu menjadi hantu gentayangan.
Tatkala masih hidup dan eksis sebagai manusia, perempuan adalah makhluk yang tak berdaya di hadapan laki-laki. Perlawanan para perempuan terhadap laki-laki hanya bisa dilakukan ketika mereka telah meninggal dan menjadi hantu.

Setelah menjadi hantu, para perempuan itu baru bisa membalas perlakuan para laki-laki atas mereka. Dalam film-film itu sering digambarkan sejumlah lelaki bejat mati secara mengenaskan di tangan arwah perempuan gentayangan. Sekilas, racikan kisah macam ini seolah menampilkan sosok perempuan yang mampu membalas penindasan yang diterimanya dari kaum laki-laki. Tapi kalau diamati lebih dalam, nyatalah bahwa film itu memosisikan perempuan sebagai sosok marjinal.
Kenapa? Sebab perlawanan perempuan terhadap laki-laki itu hanya terjadi ketika sang perempuan telah meninggalkan dunia yang nyata dan menjadi arwah. Selama masih menjadi manusia, perempuan adalah sosok tak berdaya. Melalui kisah macam itu, film-film horor Indonesia pada 1970-an sampai 1990-an sebenarnya merepresentasikan sosok perempuan sebagai manusia tak berdaya. Ya, sebagai manusia yang eksis, perempuan tak berdaya. Baru kemudian, jika mereka mati dan menjadi hantu, mereka akan berubah jadi sosok yang berdaya. Pada posisi inilah, marjinalisasi terhadap perempuan terjadi di dalam film-film horor.

\ SUSPIRIA \





Film yang memang sudah lama aku inginkan, "Suspiria" yang disutradarai sutradara horor asal Itali, Dario Argento akhirnya kudapatkan di dvd bajakan collection edisi jadul2 wkakaka...
Banyak orang yang mengaku pecinta horor, tidak mengenal nama Dario Argento. Fakta yang cukup mengecewakan mengingat dia adalah sutradara yang sangat berpengaruh di perfilman, khususnya horor.
"Suspiria" diakui banyak orang sebagai karya terbaik Argento, sekaligus yang paling populer.
Adegan pembunuhan pertama yang spektakuler, bombaster, fantastis...contoh Seorang wanita ditusuk berulang-ulang di loteng rumahnya oleh orang tidak dikenal, sampai akhirnya dia terkapar di atas kaca hias yang berfungsi sebagai langit-langit rumah. Belum cukup sampai di situ, sang pembunuh lalu menusuk lagi dada wanita itu dan kita bisa melihat jantungnya yang masih berdetak lewat lubang yang menganga di dadanya!

Tunggu, kesadisan belum berhenti sampai di situ. Lalu si pembunuh
menghujamkan pisaunya ke jantung wanita tersebut sampai darah mengucur
deras.WOW.....kurang?? mau lagi???
Setelah itu dia mencabut kabel listrik yang menempel di dinding dan mengikatkannya pada leher si wanita. Untuk apa? Ternyata langit-langit yang terbuat dari kaca tersebut sudah tidak kuat menahan tubuh sang wanita, dan akhirnya pecah sehingga wanita itu jatuh menerobos kaca tersebut dan akhirnya tergantung pada kabel tadi.

Ternyata dia bukan satu-satunya korban dalam adegan ini. Terkapar di lantai bawah, seorang wanita yang merupakan rekan sekamarnya, mati dengan potongan kaca besar menancap di kepalanya, menembus lantai. Sakit!
Salah satu elemen paling penting dari film ini adalah musiknya, susah ngejelasinnya, pokoke menyayat2 hati hohohoh...sanggup membuat adegan yang tidak terlalu menyeramkan seperti bayangan orang yang sedang tidur dibalik kain menjadi ratusan kali lebih seram.

Cerita Suspiria berawal ketika seorang balerina dari Amerika, Suzy Bannion (Jessica Harper), datang ke sebuah sekolah balet terkenal di Freiburg, Jerman. Hari pertamanya dimulai dengan tidak menyenangkan karena polisi berdatangan ke sekolah tersebut untuk menyelidiki kematian seorang siswi yang mati terbunuh setelah keluar dari sekolah tersebut. Ternyata hari-hari berikutnya pun diwarnai kejadian-kejadian aneh.
Suasana yang dibangun sanggup membuatmu mematung di tempat duduk dengan darah yang membeku, sampai-sampai kamu tidak bisa menggerakkan tangan untuk menutup mata saat sebuah adegan super seram. Argento pernah mengatakan tujuan utamanya dalam membuat film adalah untuk menciptakan “nyanyian sadis yang melampaui imajinasi.” Sepertinya dia berhasil.